Selama bertahun-tahun, pasar ponsel pintar yang dapat dilipat didominasi oleh Samsung, Google, dan Huawei. Namun, Apple tetap absen dan memilih untuk mengamati dari pinggir lapangan dibandingkan terburu-buru memasuki kategori yang masih menemukan pijakannya.
Namun penantiannya hampir berakhir. Kebocoran dan laporan analis baru-baru ini menunjukkan bahwa Apple sedang bersiap untuk memasuki persaingan, tidak hanya dengan perangkat baru, tetapi juga dengan produk kategori premium “Ultra” yang dirancang untuk mendefinisikan kembali pengalaman perangkat lipat.
Garis Waktu: Kapan Kita Dapat Mengharapkannya?
Meskipun Apple biasanya mendominasi percakapan teknologi setiap bulan September, iPhone pertama yang dapat dilipat—yang secara luas disebut sebagai iPhone Fold —diperkirakan tidak akan hadir pada siklus peluncuran iPhone standar.
Proyeksi saat ini mengarah ke rilis akhir tahun 2026, yang berpotensi muncul pada bulan Desember bersamaan dengan seri iPhone 18. Meskipun beberapa analis memperkirakan kedatangannya lebih awal, sebagian besar orang dalam industri yang kredibel percaya bahwa Apple meluangkan waktu untuk menyempurnakan perangkat kerasnya, khususnya terkait ketahanan layar dan mekanisme engsel.
Desain dan Perangkat Keras: Evolusi “Gaya Buku”.
Berbeda dengan perangkat lipat “clamshell” (seperti Samsung Galaxy Z Flip), iPhone Fold diharapkan mengikuti faktor bentuk gaya buku. Ini berarti perangkat ini akan berkembang menjadi perangkat yang lebih besar, seperti tablet, yang menawarkan kanvas besar untuk multitasking.
Berdasarkan bocoran terbaru dari analis terkemuka seperti Mark Gurman dan Ming-Chi Kuo, berikut tampilan perangkat kerasnya:
- Layar Ganda: Layar OLED bagian dalam berukuran 7,8 inci untuk produktivitas dan layar luar 5,5 inci untuk tugas cepat.
- Faktor Bentuk: Desain “lebar” yang bertujuan agar lebih ergonomis dibandingkan pesaing saat ini, berpotensi berukuran sekitar 9,5 mm saat dibuka.
- Inovasi Daya Tahan: Rumor menyebutkan Apple mungkin menggunakan logam cair pada engselnya guna meningkatkan umur panjang dan mengurangi “lipatan” yang sering terlihat pada layar yang dapat dilipat.
- Keamanan: Berbeda dengan pendekatan khusus Face ID pada iPhone saat ini, laporan menyarankan penyertaan Touch ID, yang mungkin terintegrasi ke dalam tombol daya, mirip dengan jajaran produk iPad.
Tingkat “Ultra”: Spesifikasi Premium dan Biaya Tinggi
Apple jarang memasuki pasar dengan opsi yang ramah anggaran; sebaliknya, mereka cenderung menetapkan batasan untuk perangkat “premium” yang seharusnya. IPhone Fold diperkirakan akan diposisikan sebagai produk “Ultra”, menempatkannya pada tingkat kemewahan di atas model iPhone standar.
Label Harga: Analis memperkirakan perangkat ini akan dijual antara $2.000 dan $2.500.
Meskipun angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan perangkat lipat lainnya, pakar industri yakin permintaannya akan sangat besar. International Data Corporation (IDC) memperkirakan bahwa Apple dapat meraih lebih dari 34% total nilai pasar perangkat lipat pada tahun pertama saja, hanya dengan menguasai segmen pasar kelas atas.
Sekilas Spesifikasi Teknis
| Fitur | Spesifikasi yang Diprediksi |
|---|---|
| Prosesor | Chip A20 |
| Baterai | ~5.088 mAh (Baterai iPhone terbesar hingga saat ini) |
| Kamera | Pengaturan belakang ganda 48MP + kamera selfie internal/eksternal |
| Perangkat Lunak | iOS (dioptimalkan untuk multitasking) |
Apa Artinya Bagi Pasar
Masuknya Apple ke dunia perangkat lipat lebih dari sekadar peluncuran produk baru; ini merupakan sinyal bahwa teknologi telah mencapai tingkat kematangan yang dapat diterima oleh perusahaan.
Dengan berfokus pada desain gaya buku yang “lebar” dan memprioritaskan kelancaran tampilan, Apple berupaya menyelesaikan dua keluhan terbesar mengenai perangkat lipat saat ini: lipatan layar yang terlihat dan rasio aspek yang sempit dan canggung. Jika Apple berhasil, mereka tidak hanya akan bergabung dengan pasar perangkat lipat—mereka mungkin akan mengambil alihnya.
Ringkasan: Apple diperkirakan akan meluncurkan iPhone premium yang dapat dilipat bergaya buku pada akhir tahun 2026, kemungkinan diposisikan sebagai perangkat “Ultra” dengan label harga melebihi $2.000, yang bertujuan untuk menangkap segmen kelas atas dari pasar perangkat lipat yang sedang berkembang.






























