Meta telah memutuskan untuk tetap menjalankan aplikasi Horizon Worlds VR-nya, membatalkan rencana sebelumnya untuk menghentikannya pada tanggal 15 Juni. Pembalikan ini terjadi setelah adanya reaksi balik dari pengguna, termasuk mereka yang mengandalkan platform untuk pengalaman VR berbasis komunitas, seperti kelompok pendukung kecanduan. CTO Meta, Andrew Bosworth, mengumumkan perubahan rencana setelah sesi “Ask Me Anything”, menyatakan bahwa aplikasi VR yang ada di Horizon Worlds akan tetap dapat diakses di “masa mendatang.”
Peralihan ke Seluler
Meskipun Horizon Worlds akan terus berfungsi dalam VR untuk pengguna yang sudah ada, Meta tetap fokus pada pengembangan platform sebagai aplikasi seluler. Pergeseran strategis ini didorong oleh fakta bahwa sebagian besar pembuat konten dan konsumen sudah terlibat dengan pengalaman metaverse seluler. Meta kini memprioritaskan Meta Horizon Engine-nya, yang dirancang untuk platform seluler, untuk bersaing langsung dengan aplikasi seperti Roblox.
Mengapa Ini Penting
Keputusan ini penting karena mengakui komunitas berdedikasi yang telah terbentuk dalam Horizon Worlds VR. Mematikan versi VR akan menghilangkan ruang untuk kelompok pengguna khusus namun berharga. Namun, langkah ini tidak menandakan komitmen baru terhadap VR secara keseluruhan; sebaliknya, ini merupakan penyesuaian pragmatis untuk mempertahankan pengguna yang sudah ada sembari menggandakan penggunaan perangkat seluler.
Gambaran Lebih Besar: Mundurnya Meta dari VR
Kebalikan dari tenggelamnya Horizon Worlds hanyalah salah satu bagian dari tren yang lebih besar. Meta terus mengurangi investasi VR-nya sepanjang tahun, termasuk penutupan aplikasi kebugaran Supernatural dan penutupan beberapa studio game yang diakuisisi. Perusahaan juga membatasi fitur-fitur di aplikasi Hyperscape Capture-nya, menghilangkan kemampuan untuk berbagi pindaian antar headset.
Masa Depan yang Tidak Pasti
Meskipun Horizon Worlds VR tetap hidup untuk saat ini, prospek jangka panjangnya masih belum jelas. Fokus utama Meta adalah pada seluler, dan perusahaan belum berkomitmen untuk mendukung VR dalam iterasi perangkat keras di masa depan.
Pertanyaannya tetap apakah Meta pada akhirnya akan meninggalkan VR sama sekali. Strategi saat ini menunjukkan bahwa VR berada pada “waktu pinjaman,” dengan perusahaan memprioritaskan pengembangan metaverse seluler sambil mempertahankan kehadiran minimal di ruang VR. Untuk saat ini, pengguna VR yang sudah ada dapat terus menggunakan Horizon Worlds, tetapi masa depan platform tersebut masih belum pasti.






























