Pemenang Grammy Merangkul AI: Album Baru Menandakan Pergeseran dalam Penciptaan Musik

5

Artis-artis besar, termasuk Liza Minnelli dan Art Garfunkel, berkolaborasi dengan perusahaan AI ElevenLabs dalam album baru yang inovatif, “The Eleven Album,” yang menandai langkah signifikan menuju penerimaan arus utama kecerdasan buatan dalam musik. Proyek ini secara langsung menjawab kekhawatiran terkini tentang musik yang dihasilkan AI yang menggunakan suara artis tanpa izin; usaha ini sepenuhnya bersifat opt-in, transparan, dan berbasis persetujuan.

Bangkitnya AI dalam Musik: Dari Kontroversi hingga Kolaborasi

Selama berbulan-bulan, industri musik bergulat dengan implikasi etis dari alat AI yang mereplikasi gaya dan suara artis tanpa persetujuan. Album baru ini membalikkan keadaan: alih-alih meniru secara tidak sah, ElevenLabs telah mendapatkan partisipasi langsung dari musisi-musisi mapan. Divisi Eleven Music di perusahaan ini memelopori kolaborasi artis-AI berskala besar di genre pop, rap, EDM, dan R&B.

Perspektif Artis: Kontrol dan Ekspansi Kreatif

“Suara saya dan teknologi membuka pintu lain,” Garfunkel menyatakan, menyoroti potensi AI untuk meningkatkan dan bukannya menggantikan kreativitas manusia. Minnelli menggemakan sentimen ini, menekankan bahwa proyek ini menghormati kepemilikan artis dan memungkinkan ekspresi yang berkelanjutan. Menurut ElevenLabs, semua pendapatan streaming akan langsung dikembalikan ke artis yang berpartisipasi.

Tren Industri: Integrasi AI Semakin Cepat

ElevenLabs tidak sendirian dalam mengupayakan integrasi musik AI. Spotify mengumumkan kemitraan serupa dengan label besar seperti Sony dan Universal pada bulan Oktober, dan Adobe baru-baru ini meluncurkan alat pembuatan musik bertenaga AI untuk mengedit video. Namun, platform seperti Bandcamp mengambil sikap berbeda, dengan melarang konten buatan AI untuk melestarikan unsur manusia.

Melihat ke Depan: AI sebagai Alat Kreatif

Album Eleven dirancang untuk menunjukkan model kolaboratif di mana para seniman memimpin dalam integrasi AI. ElevenLabs berharap kesuksesan ini akan membuktikan AI dapat bertindak sebagai instrumen baru bagi penulis lagu, bukan sebagai pengganti. Proyek ini merupakan tanda terbaru bahwa musik berkembang seiring dengan teknologi—seperti yang terjadi ketika mesin drum dan synthesizer pertama kali muncul.

Kesediaan industri untuk merangkul AI semakin meningkat, dan album ini mungkin menjadi titik balik dalam cara musik diciptakan dan dikonsumsi.