Grammarly Berganti Nama menjadi Manusia Super: Pergeseran Menuju Produktivitas AI Terpadu

15

Grammarly, platform bantuan menulis terkenal, sedang mengalami transformasi besar. Perusahaan ini mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka sekarang akan beroperasi dengan nama merek baru Superhuman, yang menandakan poros strategis yang lebih luas menuju rangkaian produktivitas AI yang mencakup semua. Perubahan citra ini bukan hanya sekedar kosmetik; hal ini mencerminkan perubahan mendasar dalam cara perusahaan memandang perannya di tempat kerja.

Dari Alat Tulis hingga Platform AI

Didirikan pada tahun 2009, Grammarly berkembang untuk melayani lebih dari 40 juta pengguna dengan berfokus pada peningkatan tata bahasa dan penulisan. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan memperluas portofolionya melalui akuisisi, termasuk platform ruang kerja kolaboratif Coda dan layanan email premium Superhuman Mail. Perubahan merek ini mengkonsolidasikan merek-merek ini di bawah satu identitas, yang bertujuan untuk memposisikan Superhuman sebagai platform asli AI yang terintegrasi secara mulus ke dalam alur kerja yang ada.

Ini adalah langkah penting. Banyak alat AI yang masih bersifat silo, sehingga mengharuskan pengguna untuk secara sadar beralih antar aplikasi. Manusia super berupaya menanamkan AI secara langsung ke dalam cara manusia sudah bekerja, alih-alih memaksakan adaptasi.

Memperkenalkan Superhuman Go: Bantuan AI Kontekstual

Inti dari perubahan merek ini adalah peluncuran Superhuman Go, asisten AI yang dirancang untuk beroperasi di berbagai aplikasi. Tidak seperti alat AI yang berdiri sendiri, Go bertujuan untuk secara proaktif memberikan informasi yang relevan dan mengotomatiskan tugas-tugas dalam alat yang sudah diandalkan pengguna. Misalnya, dapat mengambil detail akun dari CRM saat menyusun email, meringkas catatan rapat, atau secara otomatis mengajukan laporan bug untuk tim teknik.

Go terhubung ke lebih dari 100 aplikasi, termasuk platform utama seperti Google Workspace, Microsoft Outlook, Jira, dan Confluence. Fungsionalitasnya bergantung pada “agen” – modul AI kecil khusus yang dilatih untuk tugas tertentu seperti merangkum data atau mengambil informasi. Ini adalah cara cerdas untuk menghindari pembangunan sistem AI yang monolitik; sebaliknya, ia memanfaatkan AI yang ditargetkan untuk kebutuhan spesifik.

Suite Terpadu dengan Toko Agen

Rangkaian Superhuman kini menggabungkan fitur penulisan inti Grammarly, ruang kerja kolaboratif Coda, dan alat kotak masuk Superhuman Mail ke dalam satu penawaran. Dikombinasikan dengan Go, tujuannya adalah untuk menciptakan pengalaman yang lebih lancar dalam menulis, komunikasi, dan manajemen proyek.

Superhuman juga meluncurkan Agent Store, yang menampilkan agen AI internal dan yang dikembangkan oleh mitra. Mitra awal termasuk Common Room, Fireflies, Latimer, dan lainnya. Perusahaan berencana untuk membuka ekosistem ini lebih lanjut melalui Agents SDK, yang memungkinkan pengembang pihak ketiga membuat agen AI mereka sendiri yang terhubung. Hal ini menunjukkan visi jangka panjang dari sebuah platform di mana alat AI bersifat modular dan dapat diperluas.

Masa Uji Coba Gratis

Rangkaian Superhuman, termasuk asisten Go dan jaringan agen AI, kini tersedia untuk pengguna berbayar melalui ekstensi Chrome dan Edge. Versi Mac dan Windows direncanakan. Yang penting, semua fitur Go akan tetap gratis untuk dicoba hingga 1 Februari 2026, sehingga memberi pengguna cukup waktu untuk mengevaluasi nilainya sebelum persyaratan berlangganan berlaku.

Kesimpulannya, Perubahan merek Grammarly menjadi Manusia Super mewakili pertaruhan strategis terhadap masa depan AI sebagai bagian tempat kerja yang tidak terlihat dan terintegrasi. Dengan menggabungkan alat tulis, fitur ruang kerja, dan bantuan AI kontekstual, perusahaan bertujuan untuk memberikan pengalaman produktivitas terpadu yang beradaptasi dengan pengguna, bukan sebaliknya. Keberhasilan strategi ini akan bergantung pada kemampuannya untuk memberikan nilai nyata tanpa mengganggu alur kerja yang sudah ada.