Perusahaan induk Google, Alphabet, telah melampaui valuasi pasar bersejarah sebesar $4 triliun, menjadi perusahaan teknologi AS keempat yang mencapai tonggak sejarah ini—mengikuti Nvidia, Apple, dan Microsoft. Pencapaian ini, yang dikonfirmasi oleh CNBC, menggarisbawahi pergeseran cepat dominasi pasar saham dalam industri teknologi.
Pertumbuhan Pesat dalam Penilaian Teknologi
Tiga perusahaan lainnya—Nvidia, Apple, dan Microsoft—semuanya melampaui angka $4 triliun dalam setahun terakhir, yang menunjukkan lonjakan kinerja saham teknologi baru-baru ini. Namun, Apple dan Microsoft telah merosot di bawah ambang batas tersebut, yang menunjukkan volatilitas penilaian tersebut.
Kesepakatan Gemini-Apple dan Reaksi Pasar
Berita ini muncul tak lama setelah Google mengumumkan kolaborasi besar dengan Apple: model AI Gemini Google akan mendukung Siri generasi berikutnya. Saham Alphabet naik sekitar 1% setelah pengumuman tersebut. Meskipun kesepakatan ini kemungkinan besar berkontribusi pada lonjakan penilaian, dominasi berkelanjutan Google dalam penelusuran dan ekspansi ke AI dan perangkat keras juga merupakan faktor utama.
Perspektif: Skala $4 Triliun
Untuk mengilustrasikan besarnya uang $4 triliun, bayangkan menumpuk uang kertas $1 di lapangan sepak bola: tumpukan yang dihasilkan akan mencapai ketinggian lebih dari setengah mil, lebih tinggi dari Burj Khalifa. Jika ditumpuk dari ujung ke ujung, uang kertas tersebut akan melampaui jumlah bulan. Skala ini menggarisbawahi besarnya kekuatan ekonomi yang terkonsentrasi pada raksasa teknologi tersebut.
Kesuksesan Google yang berkelanjutan dalam penelusuran dan pertumbuhan divisi AI dan perangkat kerasnya menunjukkan bahwa perusahaan ini berada pada posisi yang baik untuk pertumbuhan di masa depan. Valuasi senilai $4 triliun ini merupakan sebuah pencapaian, namun hal ini juga menyoroti sifat dinamis dan kompetitif dari pasar teknologi di mana keuntungan dapat dengan cepat dibalikkan.






























